Community

Air Sumber Kehidupan (3)

Air Sumber Kehidupan (3)
Focus Group Discussion alias urun rembuk RW 7 & 8 tindak lanjut meningkatkan kesejateraan masyarakat

Dampak Corona yang tak pasti kapan berakhir, Tak menyurutkan langkah Ade Marheni Dewi, S. STP. Lulusan IPDN tahun 2008 Selaku Lurah Kelurahan Tengah Kecamatan Pontianak untuk berkiprah dan menggali gerakan utama budaya manajemen risiko. Diawali dengan upaya menggiring “ketidakpastian” (uncertainty) menjadi “kemungkinan” (probability). Kenapa? Hal ini karena ketidakpastian menimbulkan dampak ketiadaan dasar atau alasan untuk melakukan langkah antisipasi. Instansi pemerintah pasti sulit untuk merencanakan kegiatan atau menganggarkan biaya untuk suatu kondisi yang tidak pasti. Tapi tidak dengan langkah yang diambil Lurah Tengah ini, pendekatan dengan Tokoh Masyarakat, alim ulama pengerak ibu-ibu PKK dilingkungan RW 7 & 8. Bertepatan hari kamis 11 Maret 2021 kesepakatan pertemuan sore itu diambil keputusan Bersama bahwa bahwa gotong royong adalah tombak terdepan untuk memecah kebuntuan untuk merespon Air Sumber Kehidupan. Tanggal 13-14 Maret 2021 tuntaslah pekerjaan menata “KAMPUNG HIJAU BANG JAGO” Gang Belibis dan Gang Pipit pun jadi tertata apik dengan pola kampung warna-warni.

air sumber kehidupan.3.2
Penataan tanah kosong, menjadi ruang terbuka hijau. Spaduk ”MALU DENGAN DIRI SENDIRI JIKA MEMBUANG SAMPAH SEMBARANG”

Tak berhenti sampai penataan kampung saja yang dilakukan bu lurah alias wonder women ini. Prinsip gotong royong hanya sebagai pemicu untuk menggerakkan masyarakat cinta akan lingkungannya.

Baca Juga:Ranah Minang