Community

Asyura dan Tenggelamnya Fir’Aun

Asyura dan Tenggelamnya Fir’Aun

Adapun masalah jasad tubuh Fir’aun, para sejarawan purbakala menyebutkan bahwa Fir’aun adalah penguasa Mesir sekitar antara tahun 1224 SM hingga 1214 SM. Dia tenggelam di laut merah ketika mengejar nabi Musa beserta pasukannya.

Kebenaran ungkapan al-Qur’an mengenai penyelamatan tubuh Fir’aun semakin nyata dengan ditemukan tubuhnya dalam bentuk mumi di Wadi al-Muluk (Lembah para raja) yang berada di daerah Luxor seberang Sungai Nil oleh seorang Purbakalawan Loret pada tahun 1896 M.
Ketika pembalut-pembalut tubuh Fir’aun dibuka, ternyata tubuhnya masih utuh, kepala dan wajahnya tetap terbuka dan bisa dilihat. Mumi Fir’aun ini disimpan di Museum Nasional Mesir, museum yang banyak mengoleksi peninggalan purbakala Mesir yang sudah berumur ribuan tahun.

Para wisatawan yang ke Mesir, selain ke Piramid, destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi adalah ingin melihat dan menyaksikan Mumi Fir’aun yang sangat terkenal dan disebutkan dalam al-Qur’an.

Tahun 2009 lalu, saya berkesempatan ke Mesir dan bisa melihat langsung mumi Fir’aun di Museum Nasional Mesir di Kairo. Letaknya sangat strategis di Tahrir Square jantung kota Kairo bersebelahan Sungai Nil. Tahrir Square merupakan saksi sejarah tumbangnya presiden Husni Mubarak oleh jutaan demonstran di Kairo Mesir tahun 2011.