Community

Belajar hidup tentram dari para ‘mbah putri’

Belajar hidup tentram dari para ‘mbah putri’

Mbah putri yang keenam adalah mbah Darmo. Ia tinggal di sebuah rumah sederhana di dekat tempat pemakaman umum. Berbagai tanaman buah dibudidayakan. Di usia senja ia merasuk agama Katolik.

Walau hanya mengetahui/hapal doa Bapak Kami, Salam Maria, serta doa Kemuliaan, hidupnya terasa tentram. Di usia senja ia belajar ‘urip sajroning pati – pati sajroning urip’. Ia belajar mengendalikan semua keinginannya yang sebatas untuk hidup. Keinginan-keinginan lain dilepaskan, seolah-olah ia sudah mati, tidak memerlukannya lagi. Dengan seperti itu, kehiduapan mbah Darmo juga terasa tentram.

Di hari Ibu ini, ada baiknya jika kita juga belajar hidup seperti para mbah putri pedesaan iitu, jika ingin mencari ketentreman hati.

Selamat memperingati Hari Ibu, 2020. Semoga hidup kita menjadi tentram seperti para mbah Putri lereng Merapi ini.

Pakem Tegal, 22 Des 2020
Ingat pesan ibu selama pandemi ini.