Namun, saat membaca kembali, walau undangan tersebut memang bukan untuk penerbit kami, ada yang janggal dari suratnya. Angka pada tanggal 2018 jika dilihat sedikit berbeda dengan angka 2018 untuk tulisan waktu. Undangan tersebut memang hasil scan, dan terlihat kabur. Namun, jika angkanya memang terpotong, seharusnya ada di posisi itu saja, tapi di badan surat untuk tanggal diterbitkannya surat, angkanya sama-sama tepotong. Pada kata Rabu untuk hari pelaksanaan juga tidak sama posisinya, sedikit ke atas. Tidak dijalur satu kalimat.
Kami pun menyusuri IG resmi Perpusnas. Dan sudah terposting undangan yang dimaksud pada lamannya. Saya pun membaca isi postingan.
“Selamat malam #SahabatPustaka, Mimim menerima berita bohongterkait kegiatan di Perpusnas. Beredar surat yang menginformasikan acara “Temu Wicara ISBN Tahun 2018” pada Rabu-Kamis, 12-13 Desember 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta. Dipastikan ini adalah XX. Sebagai Informasi, kegiatan Temu Wicara dengan penerbit sudah dilaksanakan pada Rabu, 5 Desember 2018 di Aula Perpusnas Salemba, Jakarta. Kepada #SahabatPustaka yang menerima surat undangan serupa, sebaiknya diabaikan saja yah. Salam Literasi!
Untung saja kami membaca kembali, dan menyaring informasinya dulu sebelum membaginya. Buat penerbit dan penggiat literasi, yang mungkin mendapat undangan tersebut, seperti saran dari Mimin IG Perpusnas, abaikan saja ya.
