Sebenarnya foto ini oleh Alqadrie center akan diserahkan saat makan malam dengan pak Edi Rusdy Kamtono di atas kapal, tetapi momennya selalu tidak tepat, entah kenapa, jadinya batal.
Foto itu selalu saya bawa, mungkin akan diserahkan oleh Raja Mempawah, sebagai wakil Masyarakat Kalbar untuk keluarga Muhammad Hatta, juga belum ada waktu yang tepat. Selalu padat acaranya, tidak etis jika kami memotong atau meminta jedah waktu pemberian tanda persahabatan dua insan pejuang diplomasi kedaulatan Indonesia di mata dunia.
Saya terus bersabar menunggu momen yang tepat.
Nah Gayong bersambut, saat acara penutupan di istana rakyat Sukadana, acara yang begitu penuh kekeluargaan dan rileks oleh keramahan tuan rumah, bapak Bupati Citra Duani, kami Alqadrie center menemukan momentum yang sangat indah untuk menyerahkan tanda persaudaraan itu kepada Ibu Meutia Hatta yang kami sayangi.
Melalui tangan seorang umarah dari negeri kelahiran Nyai Tua, ibunda Sultan Syarif Abdurrahman, tanda persaudaraan itupun berhasil diserahkan kepada Prof Meutia Hatta.
