Community

Duduk Lelempoh di Teras Monas

Duduk Lelempoh di Teras Monas

” Terserah bapaklah Pak, kalau Bapak leteh, kite balek yak,” Sambungku.

Pak Sumarman terdiam kemudian mengajak kami ke stasiun. Dan ketika kami bertanya ke mana bapak membawa kami, beliau membalas, guess what?

Ternyata bapak akan membawa kami ke MONAS. Monumen terbesar dan paling dicari sebagai destinasi wisata di Jakarta. Orang bilang kalau belum singgah ke monas belum sampai ke Jakarta”. Suatu kebanggaan tersendiri bagiku dapat sampai ke tempat ini. Alhamdulillah.
Go car membawa kami hingga ke tempat parkir. Ternyata kami harus berjalan lagi melewati warung-warung sebelum akhirnya sampai ke Monas. Ternyata halaman Monas sangat besar dan luas. Dan untuk sampai di monumennya kami harus berjalan kali cukup lama. Ketika setengah perjalanan, kami melihat ada beberapa orang yang menaiki semacam mobil wisata untuk pergi ke monumennya. Karena kami belum tahu bagaimana cara agar mobilnya dapat mengangkut kami juga, jadi kami meneruskan berjalan kaki.

Sebelum masuk, kami harus mengantri tiket terlebih dahulu. Harga tiket untuk naik ke puncak Monas sedikit berbeda. Tapi karena penasaran kami memutuskan untuk naik karena rasa penasran yang tinggi.