Community

Greget

Greget

A : Saya tergantung anak saya. Oh iya aktivitas sehari-hari Ananda apa?

B : Saya aktivis mahasiswa Pak.

A : Ananda bekerja?

B : Saya belum ada pekerjaan tetap Pak. Tapi siap lahir batin untuk tetap bekerja apapun ladangnya selama halal.

A : Kalau Ananda belum ada pekerjaan, bagaimana Ananda memberi makan keluarga?

B : Bapak biasanya kasih makan anak bapak apa? Kalau diberi nasi, saya siap memberi makan nasi.

Tawa Bapak Si Gadis pecah terpingkal-pingkal. Tergelitik lucu oleh jawaban Si Bujang. Ternyata substansi obrolan itu bukan mengukur kemampuan materi tapi menguji kapasitas mental calon menantu. Lamaran si Bujang diterima.