Oleh: Paulus Florus
Diberitakan oleh sebuah TV swasta hari ini,, bahwa di Pengadilan Agama (PA), Bandung dan Jakarta Barat, ratusan orang antre untuk mengajukan gugatan cerai. Hampuir semua perempuan alias kaum ibu. Petugas di PA mengaku bahwa gugatan cerai dari kaum ibu itu meningkat setelah lebaran yang lalu, terutma sejak pandemi corona..
Alasan kaum ibu menggugat cerai suami karena sang suami tidak mampu menjamin nafkah keluarga. Alasan ekonomi.
Pada umumnya, suami memang menjadi penanggungjawab utama kesejahteraan keluarga. Sejak bencana Covid-19, ekonomi keluarga terguncang. Usaha yang dijalankan suami bangkrut, Atau suami mungkin sudah terkena PHK.
Sungguh malang nasib suami demikian. Sudah jatuh ditimpakan tangga.
Atau mungkin kaum ibu itu merasa mudah mendapatkan suami baru yang lebih mampu menafkahi keluarga? Entahlah.
Dan bagaimana nasib anak-anak mereka? Entahlah.
Corona memang kejam.!!!
(Penulis adalah kolomnis asal Kalbar)