“Kemarin mutuskan pulang karena sempet mikir, seminggu di kosan mau ngapain. Mending di rumah, ‘kan tetep bisa kuliah online, di rumah juga ada wifi.”
Penjelasan sederhana yang ia paparkan juga diamini oleh Imel (23), mahasiswi tingkat akhir yang memutuskan untuk pulang karena beberapa kegiatan di kampus terpaksa dihentikan dan dialihkan dengan proses belajar online.
“Saya berfikiran pulang ketika dari surat edaran menyatakan libur dan pada saat libur juga tidak ada kegiatan di kampus. Mau bimbingan, dosen banyak yang nggak mau bimbingan langsung. Jadi saya memutuskan untuk libur di kampung saja bersama keluarga. Lagian selama saya di Pontianak, orang tua lebih sering khawatir. Mikirin di Pontianak nggak bisa ke mana-mana terus susah cari makan. Jadi, orang tua menyarankan juga untuk pulang.”
Dari hasil wawancara lainnya, semua menyatakan hal yang sama. Bahkan salah satu pekerja swasta dari Jakarta memutuskan hal yang sama. “Dari kantor mengeluarkan surat untuk WFH (Work From Home) selama seminggu. Terus mikir, kalau lama di sana bakal terkena dampak COVID-19. Jadi, yaudah mutuskan untuk pulang,” ujar Ryan (24).
