Salah seorang dari mahasiswa di atas juga menjelaskan, setelah kita melapor baik via telepon atau mengisi form di website, pihak dari Dinas Kesehatan Sintang akan menghubungi orang terkait dan memberikan anjuran untuk karantina mandiri selama 15 hari.
Imbauan untuk jangan mudik baik di saat seperti sekarang atau saat lebaran nanti sudah dipaparkan oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno. Beliau mengatakan bahwa Sintang belum memiliki kasus PDP ataupun pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19, akan tetapi masyarakat diminta untuk tidak mudik saat lebaran tahun 2020 guna memutus rantai penyebaran COVID-19.
Dari penjelasan di atas, sebenarnya dapat disimpulkan bahwa sebagian orang lebih mementingkan keluarga di kampung. Berkumpul dengan keluarga adalah jalan yang tepat, padahal ini adalah suatu kekeliruan. Sebagai seorang pemudik khususnya dari daerah terkonfirmasi, tidak dapat menjamin bahwa dirinya bukanlah carrier virus ini. Belum lagi, saat berada di transportasi umum yang kita sendiri tidak bisa mengetahui apa ada orang yang terjangkit virus atau tidak.
