Dari Abu Umamah, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Aku akan menjamin rumah di tepi surga bagi seseorang yang meninggalkan perdebatan meskipun benar. Aku juga menjamin rumah di tengah surga bagi seseorang yang meninggalkan kedustaan meskipun bersifat gurau. Dan aku juga menjamin rumah di surga yang paling tinggi bagi seseorang yang berakhlak baik.” (H.R. Abu Daud).
Apa yang membuat orang berdebat?
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
اِنَّ الدِّيْنَ عِنْدَ اللّٰهِ الْاِسْلَامُ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًاۢ بَيْنَهُمْ ۗ وَمَنْ يَّكْفُرْ بِاٰيٰتِ اللّٰهِ فَاِنَّ اللّٰهَ سَرِيْعُ الْحِسَابِ
“Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi Kitab kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barangsiapa ingkar terhadap ayat-ayat Allah, maka sungguh, Allah sangat cepat perhitungan-Nya.”
QS. Ali ‘Imran[3]:19
Grup Feeling: kecewa, mengecewakan, dan mengajak orang lain kecewa..
Orang itu akan berselisih/berdebat ketika merasa punya ilmu/berilmu
Orang berilmu: rendah hati kepada manusia, rendah diri dihadapan Allah, orang berilmu memilih mengalah
Orang merasa berilmu: congkak, sombong, merasa benar sendiri, suka berdebat
Ketika mendapati orang yg merasa berilmu/sombong Cepat cepat pindah/ngaleh… karena penyakit ini menular
