Menurut Ari, masyarakat Indonesia harusnya bangga karena kita memiliki ribuan bahasa daerah di Indonesia tetapi kita bisa disatukan oleh satu bahasa yakni Bahasa Indonesia, “Warga asing pun merasa heran dan terkesima mengapa ribuan bahasa tersebut dapat disatukan tanpa adanya konflik, kerusuhan dan perdebatan. Itu sangat luar biasa. Harusnya kita bangga dengan pencapaian itu.”
Saat perform penampilan bakat, Ari dan Fuzy menyuguhkan unsur tradisional Kalbar seperti bermain sapek, tarian daerah, melukis dan berpakaian adat.
Tetapi dari semua jerih payah yang mereka lakukan, terdapat bantuan dan dorongan dari Ikatan Duta Bahasa Kalimantan Barat. “Lebih banyak sukanya dibandingkan dukanya bersama Ikatan Duta Bahasa Kalimantan Barat yang membantu persiapan Krida yang bertajuk “Aku ingin bercerita di LKPA” banyak sekali pelajaran yang dapat kita ambil, di sana kita dapat tau bahwa banyak anak-anak yang memerlukan pentingnya literasi,” pungkasnya.
