Siswa dan orang tua tidak terlalu khawatir seandainya nilai ujian nasional tidak mencapai standar, karena masih ada nilai rapor yang membantu. Dengan begitu siswa akan mengejar nilai rapor dengan cara meningkatkan prestasinya selama bertahun-tahun masa belajar itu. Tidak menutup kemungkinan siswa merasa hanya perlu belajar ketika mendekati ujian nasional saja karena nilai rapor tidak lagi memiliki pengaruh terhadap kelulusannya.
Sistem ini juga dapat membuat siswa melakukan segala cara untuk dapat lulus ujian misalnya saja mencontek.
Tindakan tidak terpuji ini dapat muncul ke permukaan ketika ada kondisi, di antaranya kondisi seperti ini.
Akhirnya tinggal menunggu apakah kembali ke sistem yang dulu akan lebih baik dibanding dengan sistem yang sudah ada, atau sebaliknya.
