Community

Kuncinya Ikhlas

Kuncinya Ikhlas

Masalah hati memang sangat berat, satu gumpalan daging yang mempengaruhi seluruh anggota badan mengikutinya, jika ia merasa sakit maka tersiksalah seluruh badan, jika ia bahagia bergembiralah anggota badan. Hah, betapa sempurna Sang Maha Kuasa menciptakannya, hanya saja terkadang pikiranku menjauh dari kewarasannya, bagaimana tidak kusebut menjauh dari kewarasan, otakku selalu menimbulkan pertanyaan yang kata dosenku, pertanyaan yang tidak perlu dicari jawabannya seperti mengapa salat berbeda-beda rakaatnya, kenapa Subuh hanya dua rakaat, Magrib tiga rakaat, dan seterusnya. Bukankah itu memang hal konyol yang melayang-layang di sekeliling kepalaku.

Sudahlah karena jawaban dari semua pertanyaan itu pasti akan berakhir dengan kalimat, “Sabar, itu ujian. Kan Tijah belum tahu apa balasannya nanti,” ucapan dari Pembina yang selalu bergema di telingga jika benak sudah memberontak untuk menghentikan semua proses ini. Yaah apalagi jika bukan ikhlas kuncinya. Begitu juga dengan bapak samping jika dia ikhlas aku yakin Tuhannya sudah mempersiapkan segala keindahan dari segala ketersulitannya. Sekali lagi kuncinya ikhlas.

Pontianak, 20 Januari 2018