Hingga kini hubungan pertemanan mereka walaupun beda agama, masih terjalin. Ada juga yang mengatakan baru terjalin dan ada yang sudah lama terjalin sejak kecil. Serta ada pula yang terpisah, namun tetap berhubungan jarak jauh.
Hubungan-hubungan mereka bukan hanya sekedar berteman. Mereka sudah bersahabat dan dianggap berkeluarga. Seperti yang dituliskan Adiel Chandra bahwa toleransi juga sebuah rasa yang harus dijaga sampai kapan pun. Toleransi sebuah kata yang kuat dalam kebersamaan. Toleransi sebuah kata yang suci, katanya.
Data tentang toleransi ini menarik. Karena itu akan diupayakan terbit dalam bentuk buku karya anak perbatasan. Buku ini sebagai aset berharga menambah karya anak bangsa. Melihat realita kehidupan masyarakat Badau sebagai masyarakat perbatasan dan mayoritas orang Iban.
Buku ini juga akan menjadi kegiatan nyata kami selama KKN. Sebagai pendekatan dan pengenalan akan Badau, daerah tertinggal, terluar dan terdalam. (*)
