Dengan adanya himbauan pemerintah untuk tidak berpergian keluar rumah bahkan pulang kampung, yang membuat sebagian mahasiswa merasa sedih dan cemas akan keadaan keluarga masing-masing. Mahasiswa Psikologi Islam gencar dalam memposting ke sosial media mereka, terlebih di WhatsApp dengan mengirim gambar berupa tulisan “ Phsycal Distancing ” bahwa bentuk keperdulian kepada keluarga atau orang dilingkungan sekitar kita, tidak harus dengan menemuinya bahkan melakukan kontak fisik. Lewat komunikasi cara lain juga bisa misalnya sekarang jika ingin kuliah saja bisa menggunakan
E -Learning atau bisa juga menggunakan Video Call di WhatsApp jika ingin melihat sanak keluarga.
Tapi mahasiswa mungkin ingin memanfaatkan libur yang cukup lama ini karena wabah saat ini. Sebagian mahasiswa Kalbar, banyak yang pulang kampung sejak diumumkan libur, namun ada pula yang masih tetap bertahan di kost atau kontrakan mereka masing-masing, dengan alasan takut di anggap ODP (orang dalam pantauan). Jaga jarak sediri merupakan hal yang paling aman untuk terhindar dari Covid 19 dan tetap di rumah. Karena kita tidak dapat melacak siapa yang terkena atau tidak Covid 19 , jika masih gejala.
