Community

Mencari Jati Diri Bersama Sahabat Putih Abu-Abu

Mencari Jati Diri Bersama Sahabat Putih Abu-Abu

Sebenarnya latihan bukanlah masalah satu-satunya dan bukanlah yang nomor satu. Tapi pengabsenan masalah dan cara kami menyelesaikannya bukanlah bagian dari tulisan ini, yang terpenting adalah hasilnya yakni KEBERSAMAAN. Karena itulah si mulut pedas, si jaim, si alay, si lebay, si tomboy, si hebo, si lola, si air mata, si polos, si ember, si sibuk, si sok bijak, si kalem dan si regilius (nama samaran lebih tepatnya julukan) bisa bersatu untuk mencapai tujuan yang sama. Ya, itulah kenyataannya persatuan terjadi karena adanya kesamaan nasib dan berada dalam situasi yang sama.

Kebersamaan berlanjut melahirkan kekompakan, kami cocok walau karakter kami tak seragam seperti pakaian yang kami kenakan dulu. 2 tahun telah berlalu sejak kami tak mengenakan seragam putih abu-abu tapi kehangatan kebersamaan masih terasa. Karena kami sahabat adalah sosok yang setia menemani dalam suka maupun duka.

Baca Juga:Peluh Ayah

Punggur Kecil, 20 Januari 2018