Community

Pertemuan Kaya Makna Mahasiswa Hamburg University of Germany ke Club Menulis

Pertemuan Kaya Makna Mahasiswa Hamburg University of Germany ke Club Menulis

Sedangkan Kak Carina belum terlalu bisa berbahasa Indonesia. Namun, dia mencoba untuk memahami orang yang sedang berbicara bahasa Indonesia. Kak Carina juga mengatakan kalau tingkah laku orang Indonesia itu sangat berbeda. Dia juga mengatakan kalau orang-orang yang ada di Pontianak very friendly (sangat ramah) dan sangat membantu orang lain memperkenalkan budaya mereka dan lainnya.

Lalu tiba-tiba, ada Bang Nizar dari UNU Kalbar. Beliau diundang Pak Yus untuk datang ke Club Menulis karena berhubung Bang Leon dan Kak Carina juga ingin tahu tentang budaya yang ada di Pontianak.

Maka terciptalah dialog tentang Chinese Culture yakni Tatung yang baru-baru ini hangat menjadi perbincangan. Bang Rizal banyak menjelaskan tentang Tatung dengan menggunakan bahasa Inggris agar Kak Carina dapat mengerti.

Cukup banyak penjelasan yang diutarakan berdasarkan penelitian budaya ini. Hingga akhirnya tiba masanya untuk pertemuan ini berakhir. Kami pun memperkenalkan beberapa karya dan memberikannya untuk Bang Leon dan Kak Carina. Bang Leon juga meminta tanda tangan kami selaku penulis buku itu.

Setelah foto bersama, mereka pun meninggalkan kami. Semoga Bang Leon dan Kak Carina mendapat inspirasi dari pertemuan ini. Dan kami semua anggota Club Menulis juga ikut mendapat motivasi dan terinspirasi dari semangat Kak Carina dan Bang Leon dalam mengenal Indonesia. (*)