Untuk berkomunikasi dengan tokoh, saya menggunakan whatsapp. Saya pun meminta izin untuk menceritakan biografinya dan banyak bertanya tentangnya untuk jalan cerita yang akan saya tuliskan di dalam isi buku. Guru les saya pun memberikan info tentang kehidupan dan pengalamannya. Selain itu guru les saya itu pun menggunakan voice record untuk merekam suara berisi cerita pengalamannya saat berkuliah di sana. Karena dengan voice record ini bisa banyak cerita dan info yang diberikan dan didapatkan.
Sampai akhirnya tulisan saya pun bisa mencapai target, untuk 14.000 kata. Dan yang tidak saya sangka pun malah melebihi target. Saya menulis hampir 20.000 kata.
Selain itu tulisan buku saya pun juga diberi tanggapan-tanggapan oleh Kak Saripani selaku mentor atau pembimbing Rumah Literasi kami. Ini sangat berguna untuk memperbaiki tulisan-tulisan saya.
Setelah itu sampailah pada proses pembuatan cover buku dan pencetakan buku. Saya dan teman-teman saya pun datang ke kampus untuk bertemu Kak Saripani. Kami berdiskusi dan juga melihat proses pencetakan buku yang sudah rampung dan selesai. Proses pengeprint-an isi buku, pemotongan, penggabungan isi buku dan sebagainya.
Semua ini adalah suatu pengalaman baru saya rasakan. Terima kasih Ibu Brigitta, terima kasih Kak Ipa, terima kasih semua. (*)
