Bung Jimmy dan Tere dari WWF membawa Pak Soewartono dan aku mengulang kembali perjalanan darat Pontianak-Putussibau yang menjadi langganan kami lalui pada era 1999-2004. Kami diminta WWF membantu penyusunan panduan berbagai sektor pada penerapan skenario pembangunan rendah karbon (PRK) dalam rencana aksi ekonomi hijau di Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) Agropolitan Kapuas Hulu.
Selain kami berdua, trip ini juga membawa Bang Tsafiuddin, Pak Supriyanto (akan menulis panduan di bidang pertanian dan perkebunan), Bu Widadi Padmasari (panduan di bidang perikanan), Pak Rakhmad Perkasa (peternakan), Pak Candra (penataan ruang), dan Pak Kasdi Tri Aryada (pembangunan sosial).
Pak Soewartono akan membantu penyusunan panduan di bidang manajemen hutan dan konservasi keanekaragaman hayati), dan aku sendiri akan membantu menyusun road map, memastikan semua sektor berjalan lancar, saling memperkuat, dan mendukung satu sama lain.
“Mengingat kawasan Agropolitan yang sangat luas mencakup 7 kecamatan di sebelah selatan Kapuas Hulu, saya merekomendasikan penerapan skenario pembangunan rendah karbon dalam rencana aksi ekonomi hijau kita fokuskan di Kecamatan Hulu Gurung dan Kecamatan Pengkadan,” jelas Bang Tsafiuddin selaku konsultan yang menyusun Rencana Tata Ruang dan Rencana Aksi Ekonomi Hijau di KSK Agropolitan.
