Community

Kembalinya Sang Guru ke Kapuas Hulu

Kembalinya Sang Guru ke Kapuas Hulu

Opsi jalan darat akhirnya kami tempuh, dan naik bus besar menjadi pilihan. Selain lebih nyaman dibandingkan menggunakan mobil biasa, berangkat bersama dalam satu bus juga lebih memudahkan koordinasi selama perjalanan hingga tiba di Putussibau.

Sebenarnya ada armada bus lain seperti Perintis dan Maju Terus (Marus) yang juga melayani rute Pontianak-Putussibau, namun setelah mengecek jam keberangkatan yang di atas jam 12.00, kami putuskan untuk berangkat dengan bus DAMRI. Alhamdulillah, masih ada slot 10 kursi sesuai jumlah rombongan kami.

Aku memilih posisi duduk di samping Pak Soewartono. Sepanjang perjalanan kami manfaatkan mengenang kebersamaan dan kemitraan di masa lalu dalam pengelolaan Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK).

Aku bersyukur sebagai salah satu mitra bisa ikut menyaksikan evolusi proses panjang pengelolaan taman nasional ini. Dimulai dari status manajemen masih sebagai Unit, kemudian menjadi Balai, terus berkembang menjadi Balai Besar, dan pada akhirnya manajemen taman nasional diperluas menjadi Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun Danau Sentarum hingga hari ini, di bawah kepemimpinan Pak Arief Mahmud yang menjabat sejak 2014.