Sepanjang perjalanan Pontianak-Putussibau, ada banyak harapan dan cita-cita Pak Soewartono yang sudah purna tugas beberapa tahun lalu kepada pengelolaan hutan di Kapuas Hulu. Tidak hanya di kawasan taman nasional di mana beliau pernah memimpin pengelolaannya, tapi juga di kawasan lain yang masih berhutan, termasuk di Hulu Gurung dan Pengkadan ini.
“Herma, saya berharap semua pihak di Kapuas Hulu bisa bekerja sama mengelola hutan seefektif mungkin. Selain menjadi menara air bagi banyak Sungai Kapuas, komplek Danau Sentarum, dan banyak sungai kecil serta danau-danau lainnya di Kapuas Hulu, hutan juga bisa berfungsi sebagai bank plasma. Kita bisa ambil bibit dan benih beragam jenis tanaman dari hutan untuk dikembangkan menjadi sumber pangan, obat-obatan herbal, tanaman hias, pengendalian hama secara alami, biji-bijian untuk pakan ikan, penyedap rasa alami, dan juga jamur yang bernilai ekonomi. Kita juga bisa menangkarkan berbagai jenis hewan yang selama ini menjadi target buruan tapi stoknya mulai terbatas di hutan, seperti rusa dan kijang,” ungkap Pak Soewartono.
