Alhamdulillah. Puji Tuhan. Kami ikut berkontribusi bagi pengukuhan 1 nusa dengan keliling Indonesia lewat karya nyata. Alhamdulillah. Puji Tuhan. Kami berkontribusi bagi 1 bangsa. Bangsa yang adil tanpa penindasan. Alhamdulillah. Puji Tuhan. Kami berkontribusi bagi bahasa persatuan. Bahasa Indonesia. Kami ekspose bahasa lokal agar dikenal. Kami pelajari dan serap bahasa internasional agar bisa berkomunikasi secara mondial. Kita mau hidup setara dengan bangsa bangsa maju sejagad. Kita bangsa pejuang!
Kini 92 tahun Sumpah Pemuda. Kami pun sudah tua. Alhamdulillah. Puji Tuhan. Lewat semangat 28 Oktober kami wariskan Kampoeng English Poernama. Mewariskan Teraju News Network. Mewariskan Pusdiklat TOP Indonesia.
Karim di sebelah saya juga pejuang era reformasi. Ia mewariskan SMK IT untuk kaderisasi. Kami sudah tua setidaknya merasa tua dan dituakan…
Bahwa hari ini 92 tahun Sumpah Pemuda, kami bersumpah bahwa kami pernah muda. Bagi kawula muda, doing better and the best. Alwaktu khasyaif. *
