Pengelola Mesjid Ikhwanul Mukminin seorang pejabat media massa terbesar di Kalbar, Drs H Salman Busrah berada di balik perkembangan terkini dalam skema wakaf produktif. Di bawah wawasan dan bimbingannya yang bertangan dingin di mana sukses mengelola media Jawa Pos Group, dia kembangkan aplikasi berbasis gejet android. Punakawan teknologi milik JPNN (Jawa Pos News Network) diberdayakannya. Lahir aplikasi kemakmuran mesjid yang bisa digunakan pula untuk Dewan Mesjid se-Kota Pontianak, se-Kalimantan Barat, bahkan se-Nusantara.
Melalui aplikasi sederhana namun aplikatif tersebut Ikhwanul Mukminin sukses mengembangkan sayap bisnis keumatannya. Dimulai dengan dagang beras bagi jamaah. Sukses. Dikembangkan lagi unit air galon si air bersih yang sehari-hari dikonsumsi umat. Sukses. Kini sudah 3 ruko berhasil dibeli dengan dana miliaran rupiah. Sebuah sukses story berpadunya wakaf sejak mula tahun 1929 hingga 2020.
Salman Busrah kini duduk di Badan Wakaf Indonesia Provinsi Kalimantan Barat. Kepadanya banyak orang berguru wakaf produktif dengan sample simpel Mesjid Ikhwanul Mukminin.
