Karena hendak mengambil gambar yang bagus, kami tidak hanya berada di lantai dasar, namun juga ke lantai atas. Di lantai dua terdapat kantor-kantor pelayanan. Terutama kantor Kepala PLBN. Ruangan di sini bersih dan selalu dibersihkan. Standar MCK pun standar hotel atau mall.Kesan mewah dan megah terhampar sampai ke taman-taman.
Dari bangsal atap, saya dapat melihat kendaraan melintas. Terlihat pekerja di berbagai kawasan. “Di sana sedang dibangun Wisma Indonesia,” kata Kepala PLBN Vicktor. Menurut rencana Gedung Wisma Indonesia akan diresmikan pada tahun 2019.
“Wisma Indonesia akan menjadi tempat inap sejumlah staf di PLBN,” kata Agus. Sementara sebelum gedung selesai, kebanyakan staf menginap di bangunan yang diperuntukkan sebagai kafe PLBN. “Termasuk Pak Vicktor masih inap di salah satu kamar Kafe,” ungkap Agus seraya senyum.
Puas berada di PLBN Entikong kami bergerak ke UMKM Binaan BNPP. Di sekretariat UMKM ini tersaji berbagai makanan khas seperti kerupuk, kopi lada hitam, kopi jahe merah, termasuk berbagai kerajian kayu kapuak.
Ibu Ayu adalah ketua sekaligus pegiat pengrajin di border. “Di sini sangat produktif lada hitam. Maka saya inovasikan dengan kopi,” kata Ayu.
