Featured

Intan Hitam Perbatasan (2): Dibutuhkan Figur Pejuang Inovatif

Intan Hitam Perbatasan (2): Dibutuhkan Figur Pejuang Inovatif
Ayu, paling kanan bersama Biro Perencanaan BNPP, Mira di pasar rakyat Entikong, Rabu, 18/10/18.

Oleh: Nur Iskandar

Kelompok Usaha Bersama Bageri Indonesia bermarkas di Entikong. Tepatnya di sisi kiri gedung Puskesmas tapal batas. Karena Puskesmas merupakan bagian dari rehabilitasi fasilitas negara di kawasan border sebagai wajah depan Tanah Air, kondisinya sudah anggun dan megah. Berbeda dengan KUB Batas Negeri yang baru mendapatkan sentuhan berupa pembinaan UMKM, belum sampai kepada fasilitas etalase laksana supermarket. KUB Bageri menempati ruang tamu milik Ibu Ayu yang juga pamong di Kecamatan. Rumah tipe-36.

Tak hirau dengan etalase sederhana berupa rakiak besi, meja kerja dan besi gantungan pakaian khas kulit kapuak, sang motivator KUB, Ayu menyambut di muka rumah penuh antusias. Alumni Fakultas Pertanian Untan jurusan kehutanan angkatan 91 ini energistik. “Selamat datang Ibu Mira. Selamat datang Pak Agus…” Pemilik rumah mempersilahkan pegawai dinas BNPP duduk.