Featured

Intan Hitam Perbatasan (2): Dibutuhkan Figur Pejuang Inovatif

Intan Hitam Perbatasan (2): Dibutuhkan Figur Pejuang Inovatif
Ayu, paling kanan bersama Biro Perencanaan BNPP, Mira di pasar rakyat Entikong, Rabu, 18/10/18.

Pembinaan UMKM menjadi sangat penting dan strategis. Dilihat dari kemasan, kopi lada hitam dan kopi jahe merah sudah memenuhi standar higienitas.

“Produk inovatif ini sudah terdaftar di laboratorium kesehatan, dan sudah punya hak paten,” aku Ayu. Kesemuanya itu melalui proses yang sangat panjang. Di mana Ayu harus menyisihkan waktu sebagai pamong kecamatan, bekerja sebagai PNS maupun membina rumah-tangganya. Super sibuk dan tentu saja lelah.

Etalase produk KUB Bageri. Produk paling diminati adalah kopi jahe merah dan kopi lada hitam.
Etalase produk KUB Bageri. Produk paling diminati adalah kopi jahe merah dan kopi lada hitam.

Terbukti kini kedua produk tersebut menjadi souvenir wisata perbatasan yang sangat diburu wisatawan mancanegara maupun domestik. Melalui dua produk unggulan ini harga lada yang anjlok sedikit terselamatkan.
“Sayangnya kapasitas kami masih terbatas. Kalau kapasitas besar, tentu lebih banyak lada hitam maupun jahe merah petani yang bisa kita selamatkan perekonomiannya,” kata Ayu.

Harga 1/4 kg kopi bubuk dalam kemasan berkisar Rp 40.000-60.000. Angka tersebut menunjukkan peningkatan nilai yang lumayan dari komoditas pertanian setempat. “Apalagi kalau kopi dapat kita penuhi secara lokal, akan semakin bagus lagi, karena terus terang saja kopi kita didatangkan dari Kota Pontianak,” aku Ayu.