Opini

Benarkah Ekonomi Kita Sudah Masuk Fase Resesi?

Benarkah Ekonomi Kita Sudah Masuk Fase Resesi?

Wajar saja suasana bandara, yang dulunya penuh sesak, padat merayap, hiruk pikuk kendaraan dan manusia, kini berubah sepi. Dulu kantin-kantin kecil di smoking area kursi selalu ramai. Kursi tunggu di pelataran selalu terisi penuh oleh manusia. Tampat power listrik untuk ngecas handphone yang di sediakan pihak bandara selalu full. Kini berubah kosong belompong. Yang ada hanya petugas cleaning service dan abang driver taksi yang mengisinya. Semuanya sepi. Semuanya turun drastis. Semuanya mengeluh. Semuanya sedih. Semuanya gara-gara corona.

Yang bikin hati saya tambah sedih mendengar cerita para sopir taksi bandara. Dulu rata-rata mereka bisa mendapat Rp500 ribu per hari paling kecil, sekarang hanya mampu menghasilkan Rp200 ribu per hari. itu pun udah paling besar.
Luar biasa dampak corona. Sejak muncul akhir 2019 lalu, hampir melumpuhkan semua sector. Salah satunya sector penerbangan. Bahkan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani pernah menyampaikan kalau sektor penerbangan mengalami tekanan yang sangat luar biasa. Di seluruh dunia sudah ada 240.000 penerbangan yang dibatalkan periode Januari hingga Februari 2020.