in

Ekaristi: Dalam Pembukaan Ada Penyembuhan

Oleh: Leo Sutrisno

Mengawali upacara Perayaan Ekaristi, di mimbar imam, imam mengajak umat membuat Tanda Salib. “Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin”.

Tanda Salib merupakan ungkapan iman yang menyatakan bahwa kita berkumpul dalam nama Tritunggal. Dalam (1) Bapa, yang penuh belas kasih dan yang mengutus Yesus. Dalam (2) Putra-Nya, untuk melaksanakan kehendak-Nya (Yoh 8:29), Dalam (3) Roh Kudus, yang memberi kuasa kepada kita untuk melaksanakan pekerjaan Yesus (Kis 8:19).

Apa yang dilakkukan Yesus?

Dalam Kitab Perjanjian Baru ada sekitar 1362 ayat yang mengandung kata ‘Yesus’ dan ada 66 ayat yang mengandung kata ‘menyembuhkan’. Di antaranya adalah: Mat 8:7, 13; Yoh 5:15, 15; Luk 13:14, 14:3; Mark 3:2, dan Kis 9:34. Jadi, Salah tugas Yesus adalah menyembuhkan.

Menyebuhkan apa?
Bermacam-bacam.
Berikut beberapa di antaranya.
Menyembuhkan beban batin (Mat 11:28-30; Yoh 20:19-23).
Menyembuhkan dari sakit kusta (Mrk 1:40-45).
Menyebuhkan dari kelumpuhan (Mrk 2:1-12).
Menembuhkan dari rasa takut (Mrk 5:21-24, 35-43).
Menyembuhkan dari rasa rendah diri (Luk 14:7-11).
Menyembuhkan dari kebutaan (Yoh 9:1-7,53-39).
Menyembuhkan dari kehilangan relasi (Luk 15:11-32).
Menyembuhkan dari rasa lapar (Mrk 6:30-44).
Menyembuhkan dari kuasa roh jahat (Mrk 5:1-20; 9:14-29).
Menyembuhkan banyak orang dari segala penyakit dan penderitaan (luk 7:210.
Dan, menyembuhkan memori (Yoh 21:15-17).

Setelah membuat Tanda Salib, imam memberi Salam, “Semoga Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus beserta kita”. Kita menjawab, “Sekarang dan selama-lamanya”.

Dengan itu, kita telah membuka diri untuk disembuhkan-Nya dari berbagai hal yang kita sandang. Termasuk, bencana Covid-19 yang sedang kita hadapi.

Semoga!
Pakem Tegal, 31-3-2020

Berbagi itu indah:

Written by teraju.id

Obat Corona dari Hutan Indonesia

Pelaksanaan Tahapan PILKADA di 7 Kabupaten di Kalimantan Barat Resmi Ditunda