1. Rizki menulis
Menulis berita, opini, tajuk, cerpen, buku. Baik buku fiksi atau non fiksi. Menulis berita pada mulanya freelancer atau free income sebagai mahasiswa yang sedang latihan, karena mengelola media kampus, tapi lambat laun jadi “duit” karena ada posisi freelancer yang dibutuhkan media mainstream sehingga berbuah rupiah. Dari freelancer bisa organik sebagai reporter. Di medan laga lain ada pihak tertentu yang membutuhkan “ghost writer”.
Menulis opini/tajuk di media massa besar kerap berbayar. Anda bisa berhitung income jika muncul rutin di sejumlah media. Apalagi sudah pada level ulasan/pesanan. Contoh Emha Ainun Nadjib diminta mengulas budaya di Kompas atau Faisal Basri di bidang ekonomi. Menulis cerpen menjadikan Anda cerpenis. Idenya gratis, tulisannya dibayar lumayan. Contoh Seno Gumira Ajidarma. Putu Wijaya.
Menulis buku rizkinya lebih besar lagi…
Journeypreneurship
Baca Juga:Desa yang Terpinggirkan
