Opini

Kawanku Kanker

Kawanku Kanker
Foto: Saat mengambil darah di RSUD Agusjam, 2 pekan lalu, buat famili yang akan Transfusi

Pengobatan kanker pada 10 tahun lalu tersebut, umumnya operasi, radiasi dan kemoterapi. Aku karena operasi saat stadium 2 B dan belum menjalar ke getah bening , jadi hanya perlu radiasi. Untuk membunuh kemungkinan adanya jaringan di sekitar lidah. Effek radiasi yang menggunakan laser ini, mukaku menghitam seperti terbakar, tapi, tanpa ada rasa sakit yang timbulkan.

Begitupun saat menjalani proses radiasi, dimana wajah kita masuk ke dalam mesin/ tabung dalam posisi berbaring ( mesinnya seperti CT Scand), juga tidak merasakan apa apa, dan muka dilapisi topeng yang dibuat khusus spesial untuk pasien tsb.

Nah, effek dari radiasi ini, yang menimbulkan masalah. Karena dilakukan di bagian muka / kepala , Radiasi menyebabkan sumur /sumber air ludah berhenti beroperasi, sehingga mulut tanpa ludah ,kering. Lalu sepekan kemudian muncullah sariawan mulai dari bibir hingga tenggorokan , yang menyebabkan air putih yang masuk saja terasa perih.

Ini masa- masa tersulitku, sariawan selama nyaris 2 bulan. Sementara nutrisi yang masuk terbatas, tentu sangat lemah.