Kini setelah 8 bulan anak-anak tidak belajar ke sekolah, 8 bulan juga jalan ini tidak mereka lewati. Selama itu juga jalan ini tidak dipelihara.
Walhal, jalan ini pun alit. Semak perdu meninggi leluasa. Seperti yang terasa kemarin saat kami melintas, tumbuhan itu menghalangi motor yang melintas. Saat berjalan, ujung ranting dan daun, memukul-mukul ujung kaki dan tangan yang memegang stang. Memberi pesan kerinduan pada pelintas. Kapan anak sekolah di sekolah kembali? (*)
Baca Juga:Mencari Damai untuk Duta Damai
