Opini

Ketika Pelajar MAN Jongkong Membayangkan Masa Depan

Ketika Pelajar MAN Jongkong Membayangkan Masa Depan

Ada pelajar yang ingin pergi ke Arab, Mekah. Ada pelajar yang ingin menjadi guru, dokter, tentara dan polisi.
Selain itu melalui karangan ini para pelajar juga mengungkapkan kritik mereka: sungai Embau yang keruh karena kegiatan penambangan emas. Ikan yang makin sulit. Penangkapan ikan dengan racun kimia yang berbahaya bagi manusia, dan penggunaan setrum yang memusnahkan ikan-ikan kecil.

Tentang kehadiran rumah walet juga menjadi perhatian mereka. Dikatakan, di mana-mana kini banyak rumah walet itu. Banyak orang hidup dari sektor itu. Tapi, ada pelajar yang merasakan kehadiran rumah walet, khususnya bunyi pemanggil burung yang tidak henti-hentinya, menimbulkan polusi: suara itu sesungguhnya dirasa mengganggu kehidupan.

Sungguh, saya benar-benar puas membaca ungkapan mereka. Saya takjub pada kemampuan mereka.
Setidaknya, saya bandingkan di posisi sama dengan mereka tahun 1987. 30 tahun lalu, rasanya saya belum bisa apa-apa. Banggalah rasanya yang menjadi guru mereka, yang bisa mengantarkan mereka menggapai impian.
Semoga harapan mereka terwujud. (*)