Opini

Memahami Macam – Macam Takdir

Memahami Macam – Macam Takdir

Khalifah Umar bin Khathab pernah berencana melakukan kunjungan ke Suriah. Tiba-tiba terdengar berita bahwa di daerah Suriah sedang terjadi wabah penyakit menular. Lalu, Umar membatalkan rencana kunjungannya itu.

Para sahabat banyak yang protes atas sikap Umar. ”Apakah Anda hendak lari dari takdir Allah?” tanya mereka. Umar menjawab: ”Aku lari dari takdir Allah menuju ke takdir Allah yang lain.”

Tidak ada yang meragukan tingkat keyakinan akidah Umar bin Khattab. Namun, Beliau tetap berusaha menghindari penularan wabah virus penyakit dengan cara tidak jadi datang ke Suriah.

Bagi orang-orang tertentu, kadangkala melihat bahwa Umar sepertinya kurang tawakkal, kurang percaya terhadap takdir Allah.

Berusaha menghindari penyakit itu juga takdir Allah. Inilah namanya takdir mu’allaq.

Sikap dan usaha Khalifah Umar bin Khattab menghindari atau mencegah penularan wabah virus ini sebenarnya adalah menjalankan perintah Rasulullah SAW. Beliau bersabda:

إِذَا سَمِعْتُمْ بِهِ بِأَرْضٍ فلَا تَقْدَمُوا عَلَيْهِ وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فلَا تَخْرُجُوا فِرَارًا مِنْهُ

Apabila kamu mendengar berita wabah virus menjangkiti suatu negeri, maka janganlah ke sana, tapi jika telah terjadi wabah virus di suatu negeri dan kamu berada di dalamnya, maka jangan kamu keluar lari dari padanya”. (HR. Bukhari dan Muslim dari Abdurrahman bin Auf).