Opini

Memahami Macam – Macam Takdir

Memahami Macam – Macam Takdir

Berdasarkan hadis dan sikap Khalifah Umar bin Khattab ini menunjukkan bahwa sakit dan penyakit serta apa saja yang merupakan penyebabnya adalah bagian takdir mu’allaq, takdir yang bisa berubah sesuai usaha manusia itu sendiri.

Usaha manusia dengan cara preventif, menghindari, mencegah atau isolasi terutama bagi pengidapnya agar tidak semakin meluas penularannya. Begitu juga berusaha mengobati, bagi mereka yang sudah terserang penyakit, diiringi dengan kekuatan doa.

Orang tua atau guru ketika anak-anaknya mendapat nilai raport merah atau tidak lulus ujian, tidak layak mengatakan, “Sabar lah nak ya, ini memang sudah takdirmu raport merah, sudah takdirmu tidak lulus.”

Saya kira ini kurang tepat dan kurang bijak, sebab pintar dan bodoh, lulus dan tidak lulus dalam ujian termasuk dalam kategori takdir Mu’allaq. Artinya bisa berubah nilai dan kelulusan serta prestasi sangat dipengaruhi oleh usaha dan keseriusan belajar diiringi dengan doa.

Orang tua dan guru seharusnya memberi motivasi lebih tinggi agar belajar terus dan maksimal diiringi dengan doa. Begitu masalah rezeki dan jodoh.

Ada seseorang yang tidak tahu berenang sama sekali, lalu berdoa minta selamat dan pasrah sepenuhnya bahwa hidup dan mati adalah takdir di tangan Allah. Setelah itu, ia loncat ke dalam sungai yang dalam dan airnya deras.