Selama ini terjadi bias karena lelaki sering dipandang sebagai makhluk perkasa meskipun tak mau atau tak msmpu melakukan tugas domestik. Juga ada pandangan perempuan yang bisa mengerjakan tugas dan peran ganda adalah perempuan perkasa.
Saya beberapa kali membuktikan bahwa dengan bekerja di rumah dan membangun model kerja yang adil dan maju di rumah, perempuan dan lelaki sama-sama bisa tumbuh sbg manusia perkasa, baik tubuh, pikiran dan jiwanya. Ini modal besar untuk membangun negara yang sudah lama pingsan dan jarang hadir di masy sementara masy kecil semakin terpinggir dan mudah dibohongi.(*Dewan Etik AJI)
