Demikian juga korespondensi Nabi SAW., yakni surat-surat yang pernah dikirimkan Nabi SAW., baik yang dikirim kepada para sahabat yang bertugas di daerah, maupun yang dikirim kepada pihak-pihak di luar Islam, seperti kepada para raja. Muhammad ibn Sa’ad (230 H) dalam kitabnya Thabaqat al-Kubrâ mencatat surat-surat yang pernah dikirimkan Nabi SAW. lengkap dengan sanadnya. Surat-surat itu tidak kurang dari 105 buah. Hanya saja teks surat-surat tersebut tidak semuanya dicatat secara lengkap.
Pemahaman tentang arti hadis yang sangat luas ini penting diketahui, agar tidak membatasi seolah-olah hadis itu hanya ucapan dan perbuatan Nabi SAW. saja.
Hadis-hadis Nabi SAW. dalam pengertian luas seperti ini dapat dijadikan sebagai tafsir dan penjelasan terhadap ayat-ayat al-Qur’an yang terkadang bahasanya sangat singkat, global, dan bersifat umum.
Pengertian hadis yang cakupannya sangat luas inilah yang kemudian membedakan pengertian sunnah yang terbatas dalam hal-hal tertentu. Apa perbedaannya?
In syaa Allah, akan dijelaskan berikutnya.
Wallahu A’lam bi ash-Shawab. Semoga bermanfaat.
Pontianak, 2 maret 2020
