- Kalian sibuk bongkar pasang kurikulum. Dasar ambyar! Tiap ganti menteri, ganti kurikulum. Ganti buku teks.
- Kalian sibuk dengan proyek-proyek, seperti Kartu Prakerja. Rp68 triliun habis. 20 juta penerimanya. Mana hasilnya? Katanya sukses besar, kok SDM nggak naik-naik?
- Sekolah Rakyat! Ini epic sekali. Rp2,3 triliun untuk mengurus 9.700 murid doang. Padahal kalau dikasihkan ke ponpes atau sekolah-sekolah yang sudah ada, 10%-nya saja cukup untuk 9.700 murid. Pendidikan di negeri ini cuma ladang proyek saja buat kalian.
- Sementara UKT dan SPP kuliah makin meroket. Bisa masuk ratusan juta. Anggaran habis untuk sekolah-sekolah kedinasan.
- Dan seterusnya… panjang daftarnya.
Kalau rakyat mau saling menyalahkan, bilang SDM Indonesia rendah—silakan. Namanya juga rakyat. Tapi kamu itu pejabat. Mulutmu ditahan dikit. Kamu bagian dari masalahnya. Sadar tidak?
(Tere Liye)
Baca Juga:Bang Ben, Tatung dan Sinyal untuk Kalbar
