in

Selamat Jalan Adinda Mulyadi

mulyadi

Oleh: Zumri Bestado Sjamjuar

Perhatikanlah surat yasin, di dalam salah satu ayatnya, Allah menyatakan: Allah menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan. Dan dalam surat Annaba: Allah menciptakan manusia itu berpasangan antara laki-laki dan perempuan bukan laki dengan laki dan perempuan.

Dengan begitu terpahami, komunisme RRC menjadi kuat dan berkembang pesat, karena komunisme telah kawin dengan kapitalisme di negara itu. Seperti kata Deng Xiao Ping: Aku tak peduli warna kucingnya yang penting bisa menangkap tikus. Satu hal yang mesti diwaspadai kapitalisme Cina berada dalam kendali komunisme.

Artinya dalam setiap transaksi ekonomi dengan sekaligus terjadi penetrasi ideloginya dan keuntungan akan mengalir dan menumpuk ke negara Cina. Teori 5H 1P berlaku di sini. Tentu P mesti kuat sehingga penetrasi kapitalisme Cina bisa dibendung dan di pukul balik. Negara-negara yg melakukan transaksi ekonomi dengan Cina yang P nya tidak kuat menjadi makanan empuk Cina, tergantung dan didikte Cina dan terjebak dalam tawanan hutang pada Cina.

Buruh-buruh Cina yang masuk bersamaan dengan pembangunan pabrik pabrik Cina dan pembangunan yang dilakukan pemerintah dengan menggunakan buruh Cina, sesungguhnya mereka sedang melakukan tugas negara nya.

Baca Juga:  Indonesia Terang: Listrik Desa Pakak

Hanya sebagian kecil dari penghasilan mereka yang dihabiskan di sini dan sebagian besar kembali ke negaranya. Dengan begitu terpahami dengan mudah mengapa soal halal dan haram diabaikan begitu saja dalam omnibus law. Bila P kita cukup memadai tentu efek negatif yang melemahkan kemampuan bangsa dan negara kita dapat diminimalisir dan penetrasi idelogi komunis Cina ini juga didukung oleh kekuatan kekuatan dalam negeri yang pro Cina secara membuta.

Tampaknya ini salah satu tantangan bangsa negara kita kini dan ke depan.
Sekarang ini P yang kuat dan sadar tentang bahaya penetrasi transaksi ekonomi dengan Cina adalah Amerika yang membendung dan memukul balik penetrasi ekonomi Cina itu.

Heidegger fiilsuf eksistensialis Jerman, menyatakan eksistensi manusia berada pada tataran SEIN ZUM TODE SUATU EKSISTENSI YG SETIAP SAAT MENGARAH PADA KEMATIAN. Ini melekat pada eksistensi setiap orang.

Persoalan apakah kita sudah mempersiapkan diri setiap saat untuk saat yang demikian itu. Chairil Anwar bersyair: Tak perlu sedu sedan itu, aku ini binatang jalang dari kumpulan yang terbuang, aku terus menerjang dan menerjang. Aku ingin hidup seribu tahun lagi.

Baca Juga:  Geliat Malam 10 Hari Terakhir Ramadhan Masjid Sirajul Islam

1000 tahun adalah cara bereksistensi dalam sejarah untuk terus menginspirasi suatu kelompok, masyarakat, bangsa untuk terus melangsungkan perjalanan sejarahnya.
Maut dalam pesan kenabian adalah penghancur segala kenikmatan. Oleh karena itu visi hidup mesti menembus dan melampauinya agar tidak diperangkapnya. Agar ketika maut datang tidak muncul ratapan ratapan.

Kutunjukan tanda seorang mukmin kata Iqbal: Bila maut datang mereka senyum di bibir. Seorang mukmin dunia tenggelam dalam dirinya. Tanda seorang kafir, dirinya tenggelam dunia.

Maut kata qur’an: tidak dimundurkan sesaat dan tidak dimajukan sesaat. Maut akan datang pada diri dengan ragam cara yang tepat. Karena itu yang penting adalah pelajaran. Bagi kaum komunis maut adalah jalan bagi munculnya tunas tunas baru dan bagi nabi muhammad maut adalah tatkala semua amanah dan kewajiban sudah ditunaikan.

Dan mengingatkan manusia utk setia menjadi ummat. Ummat setia menempuh jalan yang benar dan adil yang memancarkan rahmatan lilalamin.

Selamat jalan Adinda Mulyadi yang telah syahid, yakni: orang orang yang telah menjadi saksi akan kebenaran Allah Swt.

Baca Juga:  Tidak Ada Masalah Gus Dur dengan Amien Rais

Ummatnya
Ummat yang setia
Tenggelam dalam dunia

Innalillahi wainnalilahi raji’un.

Penulis adalah filsuf tersembunyi bumi khaTULIStiwa—akademisi Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Written by teraju.id

smk sirajul

SMK-3 Menuju Deklarasi Bersama “Bang” Kambing

irfansyah

Satu Duka Keluarga Pejuang