Terajuk Rencana

Tewasnya Dayat, Sikap Ikhlas Keluarga dan Tegasnya Aparat

Tewasnya Dayat, Sikap Ikhlas Keluarga dan Tegasnya Aparat

Sebagai bahan ingatan, Kampung Beting laksana labirin di tepian Kapuas. Banyak lorong jalan yang berhubungan langsung dengan sungai terpanjang di Indonesia itu. Maka Beting punya stigma negatif dalam hal kriminalitas akibat mudahnya pelaku kejahatan bersembunyi dalam labirin dan jurus perlindungan terakhir pelaku kriminalitas yakni dengan cara menyelam di dasar sungai serta bersembunyi di bawah kolong rumah warga. Nahasnya, mungkin, karena Dayat kurang pandai berenang, kakinya terkena timah panas pula, sehingga kehabisan darah, lalu menghembuskan napasnya yang terakhir. Oleh karena itu pula, keluarga korban menerima tindakan tegas aparat dan rela atau ikhlas jenazah Dayat dibawa pulang ke rumah duka dan dimakamkan sebagaimana layaknya, Rabu (31/8/16–hari ini).