teraju.id, Ass III Pemprov – Pertemuan yang direncanakan Selasa, terealisir Rabu, 22/8/19 tentang sikap Yayasan Hamid dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas surat Dirjen Kemensos Pepen Nazaruddin tertanggal 22/1/19 tentang penolakan usulan Sultan Hamid II pahlawan nasional.
Pertemuan di ruang rapat Asisten III Setda Kalbar dipimpin Ass III Syf Marlena Almutahar didampingi Kadis Sosial, Yuline berikut dua orang staf. Dari Yayasan Hamid hadir ketua Anshari Dimyati, Turiman Faturahman Nur serta Nur Iskandar. Sementara undangan lain, ahli waris Oevaang Oeray dan Pangeran Natakusuma dimana kedua nama ini juga diusulkan TP2GD Kalbar sebagai pahlawan nasional absen.

Rapat pagi itu dimulai pukul 08.00 dan berakhir pukul 09.30 dimana pada awal pembicaraannya, Ass III mengaku ada kelambanan kerja dinas sosial, karena surat disposisi Gubernur Sutarmidji berbunyi, “lengkapi kekurangannya.” Ternyata Dinas Sosial tidak menghubungi Yayasan Hamid, padahal pengusung Sultan Hamid II perancang lambang negara sebagai pahlawan nasional adalah Yayasan Hamid.
