Oleh: Suhaimi
Perjalanan saya kali ini bukan hanya sebatas pulang kampung akan tetapi tugas dinas dari kampus untuk ikut melakukan survey atau mengidentifikasi lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat kegiatan “Kampung Riset” di tahun 2020. Tugas dinas saya dari kampus ke Batu Ampar bukan yang pertama kali. Kedatangan ini merupakan perjalanan yang kesekian kalinya setelah beberapa kegiatan juga pernah dilakukan dan dilaksanakan di Desa Batu Ampar ini– seperti Tour Dakwah Tahun 2010 yang merupakan acara Finalisasi Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswa yang lebih familiar disebut dengan PBAK, dan KKL pada tahun 2017.
Perjalanan cukup jauh karena harus melewati sungai dan laut dengan waktu yang lumayan lama untuk ukuran perjalanan menyeberang sebuah pulau. Akan tetapi bagi saya sebagai anak yang berasal dari pulau tentu sudah terbiasa dan bahkan mengasyikkan, karena banyak kenangan yang harus saya review kembali. Ketika, masa-masa sekolah harus pulang kampung karena bekal (ongkos) atau uang persediaan yang diberikan oleh orang tua sudah habis, maka satu-satunya pilihan transportasi yang harus digunakan adalah kapal motor. Mau tidak mau, suka atau tidak suka karena harus menyesuaikan sisa uang yang ada di kantong.
