Desa Batu Ampar ketika perusahaan kayu masih beroperasi dulu hanya dijadikan oleh sebagian karyawan perusahaan sebagai tempat “kunjungan mingguan” dan “rekreasi keluarga” dengan memanfaatkan waktu Sabtu dan Minggu sebagai hari libur kerja untuk menikmati suasana lain setelah penat bekerja. Bioskop pada era tahun 80-an masih menjadi media hiburan yang luar biasa yang hanya ada di Batu Ampar. Apalagi kalau yang ditayangkan film “Rhoma Irama” bisa dipastikan seluruh kampung dan seluruh Karyawan Perusahaan yang ada di sekitaran wilayah Desa Batu Ampar akan hadir di pertunjukan itu dengan menggunakan “Taksi” –istilah yang biasa digunakan oleh masyarakat setempat atau kapal motor komersil dengan bayaran sekali jalan Rp. 500,- (Lima Ratus Rupiah). Tak jarang juga perusahaan memfasilitasi karyawannya menggunakan kapal motor yang dimiliki oleh perusahaan.
Sebuah Refleksi Perjalanan Pulang Kampung Batu Ampar: Masa Kejayaan itu Tinggal Kenangan
