Oleh: Nur Iskandar
Haji Munir sejak muda dibesarkan dengan relijiusitas Kapuas dengan hebatnya. Masa remaja dia lewati dengan gemblengan Pelajar Islam Indonesia (PII). Kendati 30-an tahun dilewatinya dengan berkarir selaku Pegawai Negeri Sipil (PNS–ASN–istilah sekarang, Aparat Sipil Negara), tapi Munir mengaktivasi diri dengan giat subuh keliling. Ia menggelar sejadah setiap fajar dari mesjid ke mesjid non stop 13 tahun. Tidak peduli hujan, guntur,petir. Turun! Istiqomah. Jaga komitmen. Tetap. Tujuannya menggairahkan diri dan umat dengan shalat berjamaah setiap subuh sekaligus berdakwah keliling mesjid dengan mengingatkan kebenaran dan keadilan sesuai kehendak Tuhan yang Maha Adil dan Maha Bijaksana.
