“Aqimush sholah. Wa-atuzzakah. Walam yakhsya ilallah!” Begitu M Yazir mengutip QS At Taubah. Pertama mereka mendirikan sholat. Mereka menunaikan zakat. Mereka tidak takut kecuali hanya kepada Allah.
Yazir menguraikan bahwa sholat itu di mesjid Jogokaryan dimulai dengan pendataan. Didata mana jemaah tetap dan bukan. Dari data itu takmir Jogokaryan simpulkan untuk mensholatkan orang yang tidak sholat dengan cara manusiawi sekali, yakni dikunjungi bahkan dikasih undangan sholat seperti undangan perkawinan. Diundang. Diperlakukan seperti resepsi pernikahan. Resultannya rrruar biasah. Mesjid meledak jemaahnya.Bertambah berkali lipat dari jemaah tetap. Ini akibat mutu pelayanannya meningkat setiap saat.
Mereka Berwakaf dengan Hasil Mencengangkan
