Oleh: Yusriadi
Bunyi kipas angin Regence menderu udara, menimbulkan irama teratur. Suara itu bertingkah dengan irama tekanan keyboard laptop beberapa anggota yang sedang menulis. Sesekali ada suara menyela, berisi pertanyaan untuk bahan tulisan yang dijawab singkat.
Ruangan Club Menulis, IAIN Pontianak, Selasa (19/12/2017) siang itu lain dari hari biasa. Jika hari biasa –termasuk saat pertemuan, suara anggota terdengar riuh, saat itu suara renyah tidak terdengar.
Anggota Club Menulis sedang praktik menulis feature. Feature adalah salah satu bentuk penyajian informasi dengan cara mengungkapkan sisi lembut sebuah informasi. Soft news, kata Jurnalis.
Mereka sedang menulis kisah kedatangan siswa dari Teluk Keramat, Sekura’, Sambas, hari sebelumnya (Senin, 18/12/2017). Kisah kunjungan tamu dari jauh ke Club Menulis ini menjadi bahan tulisan.
Tuti, Tijah, Novi, Saripaini, Amar, Fanin dan Zaenal sedang berpacu dengan waktu. Tuti dengan laptop Asus dan Saripaini dengan laptop Acer. Zainal, Novie dan Fanin mengetik dengan smartphone Samsung.
Sementara Amar, menggunakan merk lain.
“Snowmen.He he…”
Dia tertawa geli sambil mengangkat pennya, ketika ditanyakan merk fasilitasnya. Amar geli karena tidak menggunakan laptop atau henpon. Dia menggunakan tangan langsung.
Snowmanadalah merk pen yang digunakan.
