Berita

Usul Alumni: Amnesti Ketua BEM, Aparat Ditarik, Demo Di luar Rektorat

Usul Alumni: Amnesti Ketua BEM, Aparat Ditarik, Demo Di luar Rektorat

Hal senada dikemukakan Uut. “Saya alumni FT Untan dan perempuan. Halus perasaan saya melihat kejadian seperti ini. Saya saran agar pertama-tama perkuliahan dimulai kembali. Masalah satu per satu semestinya bisa diuraikan perlahan-lahan dengan semangat akademis yang nalarnya sehat bukan sarat emosi. Apalagi kita di FT berkubang dengan eksakta. Kali-kalinya jelas,” ungkap ibu berparas cantik dengan rambut terurai sebahu ini.

Alumni dari Universitas Tanjungpura lainnya tak kalah seru. Mereka ikut bersimpati atas peristiwa di FT Untan. “Saya sebagai alumni tetangga Fakultas Teknik berharap masalah FT bisa cepat selesai,” ujar Safitri Rayuni lewat media sosial ke Teraju.Id. Bahkan PNS di lingkungan Dinas Pertanian Ketapang ini berharap ada kebijakan yang revolusioner. Dan hal itu bisa datangnya dari Rektor Untan yang memberikan pemaafan alias amnesti. Terutama kepada Ketua BEM yang sarat prestasi, namun diskors dua semester lantaran bertanggungjawab atas kejadian oknum senior di dalam PMB. “Saya saran Pak Rektor memberikan amnesti. Sehingga salah satu masalah yang memantik amarah massa mahasiswa dengan tudingan Dekan otoriter bisa direduksi. Kami yakin Dekan Dr Rustamadji orangnya baik dan dekat dengan mahasiswa. Bukankah Dekan menjalankan amanah Mendikti soal PMB yang seragam di seluruh Indonesia?” timpal alumni lainnya retoris.

img_20160930_063730_793