Mahasiswa asal Kubu Raya ini ternyata merantau ke kota Pontianak dengan bertujuan untuk menempuh pendidikan. Pendidikan baginya adalah nomor satu. Lalu perihal kerjaan adalah kegiatan sambilan untuk biaya kehidupan sehari-hari. Dia nengaku harus pandai membagi waktu antara kuliah dan kerja.
Saat diwawancari, Arfin mengatakan ia lebih memilih pelatihan Jurnalistik hingga sore hari walaupun harus mengganggu waku kerjanya. Baginya jika hanya dipotong gaji 1 hari tak masalah bagi sosok mahasiswa perantau ini.
“Pendidikan adalah hal penting saat saya menginjakkan kakinya di Kota Pontianak ini,” ujarnya. (*Mahasiswa Jurnalistik Fisip Untan Pontianak)
