Berita

Di Balik Launching Buku “Jalan Tengah Memaknai Corona”

Di Balik Launching Buku “Jalan Tengah Memaknai Corona”

Tetapi apa daya, kemudian, ada hambatan non-teknis. Marsita meminta kawannya untuk membacakan pantun-syair yang sudah dikarangnya.

Soal buku setali-sekoin. Buku yang dicetak dalam jumlah lumayan banyak di luar pulau, dijadwalkan hari Selasa tiba di Pontianak. Sore, benda itu sudah bisa ditimang-timang.

Sejak covid-19, pengiriman barang memang sedang kurang lancar. Penerbangan belum stabil. Selain itu, hujan sepanjang hari Selasa siang sampai malam menambah faktor hambatan yang membuat buku tidak bisa sampai di tempat sebagaimana dibayangkan. Ada keterlambatan yang membuat hati ada rasa tambahan.

Alhamdulillah, pagi sebelum launching, buku sudah disiapkan. Penandatanganan sampul sebagai petanda peluncuran oleh Pak Ridwansyah juga lancar. Pantun yang dikarang Marsita juga dapat dibacakan dengan iringan musik tiruan, dan dinikmati hadirin.

Buku tentang corona juga sudah bisa dinikmati. Pak Kakanwil secara khususnya menyampaikan ketertarikan pada isi buku.

Kini, buku sudah dibagikan. Disebarkan kepada pembaca. Alhamdulillah. Semoga bermanfaat dan menjadi amal bagi semua. (*)