Berita

Belajar Arti Kemanusiaan dari Orang Pedalaman

Belajar Arti Kemanusiaan dari Orang Pedalaman

Tetapi, ternyata bayangan tentang kesulitan makan minum tidak menjadi kenyataan. Hampir semua kampung yang sebelumnya dikenal sebagai kampung bukan Islam ternyata ada muslimnya. Baik pendatang ataupun penduduk kampung yang konversi.
Atau, kalaupun tidak ada muslim, tetapi mereka itu amat toleran. Ada enumerator yang menginap di rumah orang bukan Islam, dia disediakan alat masak dan dianjurkan memasak sendiri.
Saya melihat mereka sangat membantu dan pengertian, sehingga pekerjaan wawancara terasa mudah. Saya merasakan batas agama dan suku tidak menghalangi bantuan itu. Inilah kebaikan. Itulah kedamaian. Itulah sikap mereka.

Pengalaman ini mengajarkan saya dan enumerator soal kebaikan dan toleransi. Kami melihat nilai-nilai kemanusiaan dikedepankan meskipun hiruk pikuk perbedaan agama dan suku terdengar.

Kami harus belajar bagaimana menerapkan kebaikan kepada sesama manusia tanpa pandang bulu, dan menebarkan kebaikan dan damai di bumi khatulistiwa ini. (*)